Monday, November 14, 2011

Banjir Thailand jadi 'Kurikulum' ASEAN

Tribunnews.com - Senin, 14 November 2011 01:19 WIBShare TweetShareEmail-->ShareEmailPrint +Text –Berita Terkait: KTT ASEAN Ada Satuan Reaksi Cepat Pengamanan KTT ASEANPolri Siapkan 18 Anjing Labrador per RuanganHTI Solo Tolak Kedatangan ObamaKawat Berduri Hiasi Kedubes ASJubir HTI: Kedatangan Obama Perluas Penguasaan Ladang…Massa HTI Berangsur Bubarkan Diri

Laporan wartawan Tribunnews.com, Nurfahmi Budi

TRIBUNNEWS.COM - BANJIR besar yang melanda Thailand, terutama di luar kawasan ibukota Bangkok, tidak hanya menjadi musibah yang dirasakan warga negeri Gajah Putih tersebut. Secara serentak, komunitas negara-negara di Asia Tenggara yang tergabung dalam ASEAN, juga mengumumkan keprihatinan mereka. Kejadian tersebut membuat iklim solidaritas sesama anggota ASEAN menjadi semakin tinggi dan solid.

Hampir seluruh delegasi ASEAN Summit 2011 atau Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-19 ASEAN, di Nusa Dua, Bali, yang tergabung dalam pertemuan pejabat senior alias Senior Officer Meeting (SOM) tadi malam, sepakat, apa yang dialami Thailand menjadi duka tersendiri. Posisi negeri tersebut termasuk penting dalam jalur ekonomi di kawasan Asia Tenggara, terutama di beberapa aspek industri manufaktur.

Sejak Juli 2011 lalu, hingga saat ini masalah banjir belum sepenuhnya reda yang mengakibatkan gagal panen di hampir sekitar 72 persen kawasan pertanian.

Tak pelak, pasokan otomotif dan beras bisa menjadi titik riskan, mengingat tidak hanya Indonesia saja yang bergantung, melainkan juga Singapura dan Brunei Darussalam. "Bentuk konkret bantuan sudah diserahkan dari masing-masing negara, termasuk Indonesia yang memberikan sumbangan uang sebesar 1 juta dolar AS. Di sisi lain, forum SOM sepakat banjir di Thailand bisa menjadi kurikulum bagi ASEAN untuk merumuskan pencegahan dan tindakan jika sudah terjadi, terhadap beberapa bencana yang potensial terjadi di sepuluh anggota ASEAN," beber seorang anggota delegasi Thailand, kepada Tribunnews.com.

Ia menambahkan, apa yang dialami masyarakat Thailand saat ini menjadi refleksi tersendiri untuk membuat kebijakan dan aksi secara bersama dari anggota-anggota ASEAN untuk mengantisipasi beragam model bencana alam lain. Menurutnya, hampir semua negara ASEAn memiliki masalah klasik yang sama tentang banjir.

Sementara Direktur Politik dan Keamanan ASEAN Kementerian Luar Negeri Ade Padmo Sarwono, mengungkapkan, komitmen seluruh anggota ASEAN untuk turut serta dalam menyelesaika krisis banjir di Thailand, yang bisa merembet ke sektor pangan dan perekonomian, siap dikonkretkan lebih lanjut, termasuk dalam beberapa sesi pertemuan di KTT yang berlangsung sampai 19 November 2011 mendatang.

"Sinergi penanganan bencana alam menjadi satu di antara prioritas ASEAN ke depan, terutama menghadapi ancaman global. Paling tidak, beberapa indikator terakhir menjadikan Indonesia sebagai pemimpin ASEAN sudah membuatkan dasar tersendiri untuk dilanjutkan oleh negara yang akan memimpin ASEAN dalam periode berikutnya. Banjir di Thailand memang menjadi contoh sekaligus titik penting," ujar Padmo.


Penulis: Nurfahmi Budi  |  Editor: Prawira MaulanaAkses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.comShare TweetShareEmail-->ShareEmailPrintNasional Terbaru Wanda Hamidah Sambangi Rusa Monas Timnas Indonesia Trending di Twitter, Mengapa Kata NDONES? Jimmly Berharap Politisi Ikut Terapkan Filosofi Olahraga Menhut: Setiap Tahun 700.000 Hektare Hutan Rusak Kenaikan Ambang Batas Parlemen Tingkatkan Kualitas DemokrasiNasional Populer Timnas Indonesia Trending di Twitter, Mengapa Kata NDONES? Mengapa Prabowo Jarang Tampil di Media Elektronik? Ramadhan Pohan Ungkap Ada yang Ingin Jatuhkan SBY Kemennakertrans Kembali Berunding Soal Freeport Cara Kemenkumham Umumkan Verifikasi Parpol DipertanyakanAds StarBERITA TERKINI Tibo dan Wanggai Mengaku Sudah KlopVan Persie Absen di Laga Belanda vs JermanRonaldo Salahkan Fans BosniaCity Khawatir Tevez Tak Balik ke ManchesterPesan Sang Istri untuk Titus BonaiTimnas U-23 Masih Butuh PlaymakerBenitez Berhasrat Latih Timnas Inggris atau SpanyolJuara Grup A Belum Tentu Untungkan IndonesiaBarcelona Bidik Alex SongCitizen ReporterLaporkan peristiwa dan kejadian di sekitar Anda, klik di siniLoading ...
Account Twitter Tribunnews
FollowFans Fage Tribunnews.com
Fans Page
Google+Mobile Version Tribunnews.com
MobileTRIBUNnews.com NetworkSerambi IndonesiaSriwijaya PostSuryaBanjarmasin PostBangka PosPos Kupang Tribun BatamTribun JabarTribun JambiTribun JogjaTribun KaltimTribun LampungTribun ManadoTribun MedanTribun PontianakTribun PekanbaruTribun TimurTribun Jakarta Tribun Jateng Tribun Kalteng Tribun JatimTribun Gorontalo NasionalRegionalInternasionalMetropolitanSuperballSportSelebBisnisElectionLifestyle TribunnersImagesIndeksWidgetsEdisi MobileEpaperFans PageTwitter© 2011 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | LowonganTribun, The National News PaperKompas Gramedia Grup

0 comments: